Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja indikator yang digunakan, seberapa efektivitas indikator analisis teknikal, dan strategi penggunaan indikator analisis teknikal pada mahasiswa di GIS FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berdasarkan pengalaman. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Jenis data menggunakan data primer yang diperoleh melalui observasi dan wawancara secara mendalam terhadap mahasiswa di GIS FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang telah berpengalaman investasi saham di pasar modal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas dari mahasiswa di GIS FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggunakan indikator Moving Average (MA) dengan jenis EMA (Exponential Moving Average) dengan setting EMA 5, EMA 20, EMA 60, dan EMA 100. Penggunaan indikator MA berjenis EMA, RSI, dan MACD dinilai sangat efektif dan akurat dalam membantu menganalisis tren suatu saham untuk mendapatkan momentum beli atau jual suatu saham. Strategi penggunaan indikator dalam analisis teknikal sangat bermacam-macam, tergantung pada pemahaman dan kebutuhan individu dalam meminimalisir risiko dan memaksimalkan keuntungan. Indikator MA dengan jenis EMA dan RSI adalah indikator yang paling sering digunakan. Kombinasi indikator seperti MA dengan RSI, dengan tambahan alat Fibonacci Retracement dapat membantu meningkatkan akurasi hasil analisis untuk memaksimalkan profit. Strategi lainnya diperlukan penggunaan fitur Stoploss untuk membatasi kerugian yang lebih besar. Setiap hasil analisis memberikan informasi tentang trend dan pola pergerakan harga saham yang terbentuk, serta momentum sinyal beli atau jual yang lebih akurat. Namun, diperlukan juga analisis terhadap berita ekonomi yang sedang terjadi. Kata kunci : Indikator Analisis Teknikal, Efektivitas, Strategi, GIS
Copyrights © 2024