Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang mutu pelayanannya dipengaruhi oleh kepuasan pasien, terutama pada layanan rawat inap. Salah satu faktor penting adalah perilaku caring perawat sebagai tenaga yang paling sering berinteraksi dengan pasien. Meskipun umumnya tergolong baik, masih terdapat keluhan terkait kurangnya empati dan responsivitas perawat. Di RSUD dr. Zubir Mahmud, peningkatan jumlah pasien belum diimbangi dengan kepuasan yang sesuai standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku caring perawat di ruang rawat inap RSUD dr. Zubir Mahmud. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat inap sebanyak 218 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 69 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional stratified random sampling dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen Caring Behavior Inventory (CBI), dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat memiliki perilaku tidak caring yaitu sebanyak 39 responden (56,5%). Hal ini menunjukkan bahwa perilaku caring perawat di ruang rawat inap masih perlu ditingkatkan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mayoritas perawat belum menunjukkan perilaku caring secara optimal. Oleh karena itu, rumah sakit disarankan untuk meningkatkan pembinaan dan pelatihan terkait perilaku caring, komunikasi terapeutik, dan empati guna meningkatkan kualitas pelayanan serta kepuasan pasien.
Copyrights © 2025