Perkembangan industri kopi di Indonesia membuka peluang besar bagi pelaku usaha kopi lokal, khususnya di wilayah perkotaan dengan tingkat konsumsi yang terus meningkat. Toko Kopi Tuku merupakan pelopor tren kopi susu gula aren yang telah berhasil membangun positioning kuat di pasar, namun menghadapi tantangan persaingan yang semakin ketat seiring munculnya kompetitor dengan konsep serupa di Kota Administrasi Jakarta Selatan. Kondisi tersebut mendorong pentingnya pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen sebagai dasar perancangan strategi pemasaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen dan menganalisis pengaruh kualitas produk, harga, citra merek, lokasi, gaya hidup, serta inovasi terhadap keputusan pembelian konsumen Toko Kopi Tuku di Kota Administrasi Jakarta Selatan. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan pada bulan Februari hingga Maret 2026 di enam gerai Toko Kopi Tuku. Sampel ditentukan menggunakan rumus Hair dengan teknik accidental sampling sehingga diperoleh 120 responden. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen didominasi oleh perempuan berusia 17–25 tahun dengan status pelajar atau mahasiswa dan frekuensi pembelian lebih dari dua kali per bulan. Seluruh variabel independen secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien determinasi sebesar 64,6%. aKualitas produk dan gaya hidup berpengaruh signifikan secara parsial terhadap keputusan pembelian, sedangkan harga, citra merek, lokasi, dan inovasi tidak berpengaruh signifikan.Kata kunci: karakteristik konsumen, keputusan pembelian, kopi susu gula aren, Toko Kopi Tuku
Copyrights © 2026