Perkembangan pemasaran digital mendorong UMKM agribisnis untuk memanfaatkan media sosial dan marketplace dalam memasarkan produk pangan olahan. Harry’s Farm Food Pangalengan telah menggunakan Instagram dan Shopee untuk memasarkan produk frozen food kentang, namun pengelolaan pemasaran digitalnya masih perlu dianalisis karena kinerja marketplace belum sepenuhnya stabil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pemanfaatan Media Sosial Instagram, Optimasi Listing Produk, dan Desain Promosi Digital terhadap Niat Beli Konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif-eksplanatori. Responden penelitian berjumlah 44 orang yang dipilih menggunakan purposive sampling dengan kriteria mengikuti akun Instagram Harry’s Farm Food Pangalengan, pernah melihat atau berinteraksi dengan konten produk, dan berusia minimal 17 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 1–5, kemudian ditransformasikan menggunakan Method of Successive Interval (MSI). Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemanfaatan Media Sosial Instagram berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Beli Konsumen. Optimasi Listing Produk dan Desain Promosi Digital tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap Niat Beli Konsumen dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,678. Strategi pemasaran digital Harry’s Farm Food Pangalengan perlu memprioritaskan penguatan Instagram, disertai perbaikan listing produk dan promosi digital sebagai elemen pendukung.
Copyrights © 2026