Perdagangan karet alam Indonesia di pasar internasional ditentukan oleh kontribusi Technically Specified Natural Rubber (TSNR) dengan kode HS 400122 sebagai salah satu produk turunan karet alam yang paling banyak diekspor. Permintaan TSNR tiap tahunnya mengalami peningkatan namun Indonesia sebagai salah satu produsen TSNR terbesar di dunia mengalami penurunan sehingga meningkatkan persaingan antar negara eksportir TSNR. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing dan kinerja TSNR Indonesia di pasar internasional. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis data sekunder (ADS). Penelitian ini menggunakan data sekunder periode 2013-2024 yang bersumber dari BPS, Trade Map, UN Comtrade dan sebagainya. Metode analisis data yang digunakan yaitu menggunakan uji stasioneritas dengan perhitungan Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Product Dynamics (EPD) dan Acceleration Ratio (AR). Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata RCA Indonesia periode 2013-2024 terhadap negara importir utama yaitu Amerika Serikat, China, Jepang , India dan Korea Selatan sebesar 29,93 sehingga memiliki daya saing komparatif yang kuat, sedangkan untuk EPD posisi pasar Indonesia terhadap negara importir yaitu didominasi oleh Lost Opportunity, Rising Star, dan Falling Star. Perhitungan AR menghasilkan rata-rata sebesar 311,39 sehingga dapat disimpukan bahwa Indonesia mampu untuk mempertahankanĀ serta merebut pangsa pasar TSNRĀ di pasar Internasional.
Copyrights © 2026