Keseimbangan kehidupan kerja ( work-life balance ) menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi psikologis karyawan dan mencegah munculnya burnout pada karyawan di perkebunan. Tujuan dari penelitian ini yaitu : (a) menggambarkan kondisi work-life balance pada karyawan perkebunan, (b) menggambarkan kondisi burnout karyawan perkebunan, (c) menganalisis keterkaitan antara work-life balance dan burnout pada karyawan perkebunan.Penelitian ini dilaksanakan di PTPN IV Regional II Kebun Adolina dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur dan yang menjadi sumber data dalam penelitian ini yaitu informan yang ditentukan secara sengaja ( purposive sampling ). Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan model analisis tematik melalui tahapan open coding , axial coding , selective coding dan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa work-life balance yang dimiliki karyawan cukup baik dan tingkat burnout yang dirasakan masih rendah, sehingga analisis antara work-life balance dan burnout memiliki hubungan yang saling mempengaruhi. Semakin baik keseimbangan kehidupan kerja yang dimiliki karyawan, maka tingkat burnout cenderung lebih rendah. Sebaliknya, jika tekanan pekerjaan meningkat dan terganggunya keseimbangan kehidupan pribadi, maka risiko burnout akan semakin tinggi.
Copyrights © 2026