Produktivitas Alfindo Agrofarm di Kabupaten Indramayu sebesar 3,4 kg/m2 lebih rendah dibandingkan penelitian penelitian sebelumnya sebesar 6,1 kg/m2 sehingga penelitian tentang resiko usahatani melon menarik untuk diteliti di alfindo agrofarm. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber-sumber risiko prioritas penanganan, menganalisis tingkat risiko pada usahatani melon, dan menganalisis tindakan untuk mengendalikan risiko yang dapat dilakukan Alfindo Agrofarm. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan menggunakan analisis risiko berupa analisis Fishbone Diagram dan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) untuk membantu dalam pemilihan tindakan alternatif. Hasil penelitian yang diidentifikasi dengan diagram sebab akibat yang terdiri dari resiko produksi, harga dan pasar, serta finansial menunjukkan terdapat 11 risiko yang menjadi prioritas penanganan. Alternatif strategi yang dapat dilakukan, Pertama Alfindo Agrofarm seharusnya melakukan peningkatan sanitasi greenhouse, menggunakan benih berkualitas, dan merawat rutin alat produksi. Kedua, pengelola perlu menerapkan pembukuan keuangan yang terstruktur dan memantau arus kas. Ketiga, pengelola seharusnya mendiversifikasi saluran pemasaran untuk mengurangi ketergantungan pada distributor tunggal.
Copyrights © 2026