Kacang kedelai merupakan komoditas tanaman pangan terpenting ketiga setelah padi dan jagung. Konsumsi kacang kedelai meningkat setiap tahunnya, tetapi produksi dalam negeri belum mampu memenuhi konsumsi domestik. Provinsi Jawa Tengah merupakan sentra produksi komoditas kacang kedelai terbesar kedua di Indonesia, sehingga berperan penting dalam menopang ketersediaan kacang kedelai dan berpotensi dalam peningkatan produksi. Luas panen, produksi, produktivitas, dan harga jual kacang kedelai di Jawa Tengah menunjukkan dinamika dan fluktuasi dari waktu ke waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daerah basis produksi untuk komoditas kacang kedelai di Jawa Tengah, serta menganalisis trend dan peramalan luas panen, produksi, dan produktivitas kacang kedelai di Jawa Tengah. Penelitian dilaksanakan selama dua bulan yaitu, bulan November - Desember 2025 di Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian data sekunder. Data sekunder yang digunakan yaitu data time series selama 31 tahun terakhir mulai tahun 1993 – 2023 terkait jumlah produksi, produktivitas, dan luas panen kacang kedelai. Metode analisis yang digunakan yaitu penentuan daerah basis menggunakan analisis Location Quotient dan dynamic Location Quotient (dLQ), serta analisis Trend menggunakan model trend linier, model trend kuadratik, dan model trend eksponensial. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 kabupaten di Jawa Tengah yang menjadi daerah basis produksi kacang kedelai dan 3 kabupaten di Jawa Tengah yang menjadi daerah basis produksi kacang kedelai di masa mendatang. Analisis trend menunjukkan bahwa produksi dan luas panen kacang kedelai mengalami penurunan sedangkan produktivitas dan harga jual mengalami kenaikan.
Copyrights © 2026