Hortikultura adalah bagian dari komoditas pertanian yang bernilai ekonomi tinggi dengan tren permintaan yang semakin meningkat di pasar domestik maupun internasional. Namun, produksi hortikultura seringkali mengancam berbagai ekosistem. Kondisi ini berdampak pada ketersediaan produk yang akan mempengaruhi usahatani hortikultura. Dalam hal ini, kelompok petani berperan penting dalam memastikan kelangsungan usaha pertanian melalui peningkatan kapasitas petani, peningkatan kerja sama, serta sumber daya alam yang dikelola dengan bijaksana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran kelompok tani dengan keinginan usahatani hortikultura. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-April di Kelurahan Malumbi, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian yaitu 75 orang petani hortikultura yang tergabung dalam kelompok pertanian dan ditentukan menggunakan rumus slovin serta dipilih menggunakan metode proporsional stratified random sampling . Analisis data menggunakan metode skoring dengan teknik skala likert dan analisis korelasi rank spearman . Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok tani berada pada kategori berperan. Keberlanjutan usahatani hortikultura berada pada kategori berkelanjutan. Peran kelompok tani memiliki hubungan yang kuat dan arah hubungan yang positif dengan penghentian usahatani hortikultura dengan nilai signifikansi 0,580, artinya semakin meningkat peran kelompok tani, maka terhentinya usahatani hortikultura juga semakin meningkat.
Copyrights © 2026