Rendahnya produktivitas kopi di Desa Giri Mekar disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengelola usahatani secara optimal. Penyuluh hadir memberikan pendampingan secara nyata kepada petani guna meningkatkan keterampilan dan pengetahuan petani dalam mengelola usahatani sehingga produktivitas kopi dapat meningkat. Di Kabupaten Bandung, Kecamatan Cilengkrang, produktivitas kopi rendah, disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menerapkan teknik budidaya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui persepsi petani terhadap peran peran penyuluh pertanian serta pengaruh peran penyuluh pertanian terhadap perilaku petani. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Giri Makmur, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat dengan melibatkan 46 responden petani kopi. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan melihat nilai t hitung telah diketahui bahwa kinerja penyuluh pertanian berpengaruh signifikan dan positif terhadap perilaku petani. Selain itu, melihat besarnya nilai koefisien determinasi menandakan bahwa variabel independent yaitu peran penyuluh pertanian mampu menjelaskan variasi yang terjadi pada variabel dependen yaitu perilaku petani. Penyuluh pertanian sebaiknya terus mengoptimalkan perannya dalam mendampingi petani untuk keberhasilan usahatani kopi
Copyrights © 2026