Luasanya lahan perkebunan kelapa sawit di Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui sistem integrasi sawit-sapi. Dengan demikian strategi kewirausahaan dalam integrasi sawit-sapi untuk peningkatan pendapatan petani dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Tujuan penelitian mengetahui model penerapan sistem integrasi sawit-sapi dan mengetahui strategi kewirausahaan integrasi sawit-sapi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret-April 2025. Berlokasi di Kecamatan Aek Kuasan Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara. Metode yang digunkan deskriptif dengan pendekatan kualitaitif dan kuantitatif (mixed method) dan menggunakan analisis SWOT yang terlebih dahulu di analisis dengan skala likert. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa model integrasi sawit-sapi yang diterapkan semi intensif 23 orang atau 92% yang dinilai mampu menekan biaya produksi, intensif 2 orang atau 8% yang dinilai memiliki tuntutan manajemen yang ketat dan biaya produksi yang tinggi. Kemudian kekuatan dan peluang yang dimiliki petani integrasi sawit-sapi dapat menguatkan strategi kewirausahaan dalam integrasi sawit-sapi untuk peningkatan pendapatan petani, sedangkan kelemahan dan ancaman dapat diantisipasi.
Copyrights © 2026