Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak kelebihan informasi dan komunikasi yang berlebihan terhadap niat konsumen untuk membeli kembali produk Glad2glow dari pengguna TikTok, dengan kelelahan media sosial sebagai variabel perantara. Paparan informasi dan interaksi digital yang tinggi melalui media sosial dapat memicu kelelahan media sosial, yang pada gilirannya dapat memengaruhi perilaku konsumen, terutama dalam hal niat untuk membeli kembali. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM), melibatkan 100 responden yang merupakan pengguna TikTok yang telah membeli produk Glad2glow. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner online dan dianalisis menggunakan SmartPLS 4.0. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi dan kelebihan informasi memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kelelahan media sosial. Namun, kelelahan media sosial itu sendiri memiliki dampak negatif yang tidak signifikan terhadap niat untuk membeli kembali. Hasil ini menunjukkan bahwa paparan informasi dan komunikasi yang berlebihan di media sosial dapat memperburuk kelelahan pengguna, tetapi tidak memiliki dampak signifikan terhadap niat konsumen untuk mengulang pembelian produk Glad2glow di TikTok.
Copyrights © 2026