Di Sulawesi Selatan (Sulsel), estimasi kasus TB tahun 2020 sebanyak 845.00 (nasional) dan 62.839 kasus terduga di Sulsel. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kadet TB dalam meningkatkan penemuan kasus TB di wilayah kerja NGO Yamali Makassar. Metode penelitian kualitatif, desain studi kasus. Informan terdiri dari kader TB dan pengelola program Yamali, teknik purposive, wawancara semi terstruktur. Menggunakan N-Vivo memproses transkrip wawancara dan analisis data menggunakan teknik analisis tema. Hasil analisis menunjukkan bahwa kader TB aktif melakukan deteksi kasus aktif, serta penyuluhan kesehatan masyarakat. Kegiatan pendampingan pasien (pendukung pengobatan rutin) dan koordinasi dengan Puskesmas juga ditemukan sebagai aspek utama peran kader. Kesimpulan, perlu penguatan kader TB melalui pelatihan intensif dan, insentif finansial dan akomodasi, serta kerjasama publik-swasta (PPM) yang lebih luas.
Copyrights © 2026