Kelebihan berat badan dan obesitas adalah risiko utama untuk beberapa penyakit kronis, termasuk diabetes mellitus tipe 2 dan penyakit kardiovaskular yaitu penyakit jantung dan stroke yang merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia. Prevalensi obesitas di Papua tahun 2023 sebesar 31,3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan stres yang dirasakan dengan obesitas pada orang dewasa di Kota Jayapura. Jenis penelitian survey cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua pasien usia dewasa yang berkunjung di Puskesmas Abepura Kota Jayapura dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Cara penarikan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Wawancara dilakukan menggunakan kuesioner. Analisis data yakni analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji statistik chi-square (x2). Hasil penelitian diperoleh bahwa responden yang mengalami gizi lebih dan obesitas sebanyak 44 orang (44,0%) dan yang tidak obesitas sebanyak 56 orang (56,0%). Hasil analisis bivariat menemukan bahwa faktor aktivitas fisik (p-value = 0,036; PR=1,70; 95%CI=1,123-2,581) signifikan bermakna dengan kejadian berat badan lebih dan obesitas pada usia dewasa di Puskesmas Abepura Kota Jayapura. Disarankan masyarakat agar dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya menjaga berat badan tetap ideal dengan rutin beraktivitas fisik, sebagai salah satu upaya untuk mencegah dan mengendalikan penyakit tidak menular.
Copyrights © 2026