Preventive maintenance merupakan strategi pemeliharaan untuk menjaga keandalan mesin dan kelancaran proses produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan penelitian mengenai preventive maintenance, mengidentifikasi metode yang banyak digunakan, dan menyintesis pengaruhnya terhadap keandalan mesin dan efektivitas produksi. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 15 artikel terindeks SINTA dengan tahun terbit pada periode 2021–2026. Hasil studi menunjukkan bahwa metode yang paling banyak digunakan adalah Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa preventive maintenance mampu meningkatkan availability, Mean Time Between Failure (MTBF), dan nilai OEE, serta menurunkan Mean Time To Repair (MTTR), downtime, dan biaya pemeliharaan. Namun, penelitian terkait efektivitas preventive maintenance pada kondisi lonjakan permintaan, khususnya di industri pengolahan pangan, masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengembangkan strategi pemeliharaan yang lebih adaptif terhadap perubahan beban produksi.
Copyrights © 2026