Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proses produksi UMKM Mebel X menggunakan metode JSA, HIRARC, dan REBA. Hasil JSA menunjukkan adanya potensi bahaya pada aktivitas pemotongan, pengamplasan, pengecatan, dan pemindahan material. Hasil HIRARC menunjukkan risiko tertinggi terdapat pada pemindahan material dengan skor 16 dan pemotongan kayu dengan skor 15. Analisis REBA pada aktivitas pengamplasan menghasilkan skor 9 yang termasuk risiko tinggi. Usulan pengendalian meliputi pemasangan pelindung mesin, perbaikan fasilitas kerja, penggunaan alat bantu material handling, penerapan SOP, dan penggunaan APD. Pengendalian tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja dan gangguan ergonomi pada proses produksi mebel.
Copyrights © 2026