Sampah plastik rumah tangga merupakan permasalahan lingkungan yang terus meningkat akibat sifatnya yang sulit terurai dan pengelolaan yang belum optimal, khususnya di wilayah pedesaan. Desa Parangargo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, masih menghadapi permasalahan tersebut. Kegiatan ini bertujuan memanfaatkan sampah plastik rumah tangga sebagai bahan pembuatan paving block ramah lingkungan serta menyiapkan sistem keberlanjutan melalui pembentukan bank sampah berbasis pemberdayaan masyarakat. Metode kegiatan meliputi survei dan identifikasi permasalahan, sosialisasi dan edukasi pemilahan sampah, pelatihan dan percobaan pembuatan paving block, uji laboratorium kuat tekan, serta perencanaan dan pembuatan bank sampah. Data diperoleh melalui observasi lapangan, dokumentasi kegiatan, dan hasil uji laboratorium. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah plastik. Sampah plastik jenis polypropylene (PP), polyethylene terephthalate (PET), dan high-density polyethylene (HDPE) berhasil diolah menjadi paving block yang layak untuk penggunaan non-struktural. Pembentukan bank sampah mendukung keberlanjutan program pengelolaan sampah plastik setelah kegiatan pengabdian kepada masyarakat berakhir.
Copyrights © 2026