Perempuan memiliki peran penting dalam Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner berbasis keluarga, khususnya sebagai supporting breadwinner yang membantu perekonomian rumah tangga sekaligus menjalankan tanggung jawab sebagai istri dan ibu. Penelitian ini bertujuan memahami latar belakang keterlibatan perempuan menikah dalam menjalankan UMKM sektor kuliner di Desa Pabean, Kabupaten Sidoarjo, faktor-faktor pendukung dan penghambat keterlibatan mereka, serta dampaknya terhadap kesejahteraan keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan teknik wawancara mendalam semi terstruktur terhadap 16 informan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan thematic analysis dengan pengkodean induktif mengikuti tahapan Braun dan Clarke. Hasil penelitian menemukan enam tema utama, yaitu dukungan suami, keterlibatan anak, jaringan sosial, pembagian waktu antara usaha dan keluarga, kelelahan dan stres, serta dampak keterlibatan perempuan terhadap kesejahteraan keluarga dari aspek ekonomi, sosial, dan psikologis. Dukungan keluarga dan jaringan sosial menjadi faktor pendukung utama, sedangkan benturan waktu dan kelelahan menjadi hambatan yang paling banyak dirasakan. Keterlibatan perempuan sebagai supporting breadwinner terbukti memberikan kontribusi ekonomi, memperluas relasi sosial, serta menumbuhkan rasa mandiri, meskipun turut memunculkan tekanan psikologis.
Copyrights © 2026