Persaingan industri pengolahan pangan menuntut perusahaan untuk meningkatkan efisiensi proses produksi agar mampu menghasilkan produk berkualitas dengan biaya yang kompetitif. PT Indo Lautan Makmur merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan hasil perikanan berbasis surimi dengan salah satu produk unggulannya adalah Kembang Cumi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi proses produksi Kembang Cumi menggunakan pendekatan Lean Manufacturing serta mengidentifikasi potensi pemborosan (waste) yang terjadi selama proses produksi. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan operator dan supervisor produksi, serta dokumentasi selama pelaksanaan kerja praktik. Analisis dilakukan berdasarkan prinsip Lean Manufacturing melalui identifikasi aktivitas bernilai tambah (Value Added) dan tidak bernilai tambah (Non Value Added) pada setiap tahapan proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi Kembang Cumi terdiri atas penerimaan bahan baku, penggilingan surimi, pencampuran bahan, pengisian casing, pemasakan, pendinginan, pemotongan, pengemasan, dan penyimpanan. Secara umum proses produksi telah berjalan sesuai prosedur perusahaan, namun masih ditemukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan pemborosan, seperti waktu tunggu antarproses, perpindahan material yang relatif panjang, dan penanganan material secara manual. Penerapan prinsip Lean Manufacturing memberikan gambaran mengenai peluang perbaikan proses melalui pengurangan aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah sehingga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses produksi dan produktivitas perusahaan.
Copyrights © 2026