Penelitian ini bertujuan merancang sistem pengendalian persediaan yang optimal pada showroom kendaraan bekas menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk mengatasi masalah penumpukan (overstock) dan kelangkaan stok (out of stock). Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif melalui studi kasus komparatif. Data yang dianalisis mencakup volume penjualan tahunan, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode EOQ berhasil menghasilkan kuantitas pembelian yang paling ekonomis dan frekuensi pemesanan yang teratur. Integrasi Safety Stock (SS) dan Reorder Point (ROP) juga terbukti efektif meminimalkan risiko kekosongan stok. Secara keseluruhan, penerapan metode EOQ mampu mereduksi Total Biaya Persediaan (Total Inventory Cost) secara signifikan dibandingkan dengan kebijakan konvensional showroom sebelumnya.
Copyrights © 2026