Perubahan sosial, perkembangan teknologi digital, globalisasi, dan transformasi otoritas keagamaan telah menghadirkan kompleksitas baru dalam kehidupan umat Islam. Kondisi tersebut menuntut adanya metode studi Islam yang tidak hanya berorientasi pada pemahaman tekstual, tetapi juga mampu membaca konteks sosial, budaya, historis, dan perkembangan pengetahuan kontemporer. Pada saat yang sama, Islamic worldview diperlukan sebagai kerangka epistemologis dan aksiologis agar proses memahami realitas tetap berlandaskan prinsip-prinsip tauhid, wahyu, nilai moral, dan tujuan kemanusiaan dalam Islam. Artikel ini bertujuan menganalisis integrasi metode studi Islam dan Islamic worldview dalam memahami realitas kehidupan Muslim kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari artikel-artikel ilmiah yang membahas epistemologi Islam, pendidikan Islam, identitas Muslim, modernitas, otoritas keagamaan, digitalisasi Islam, dan Islamic worldview. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, membandingkan, dan mensintesiskan gagasan-gagasan utama dari berbagai literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi metode studi Islam dan Islamic worldview dapat menghasilkan pemahaman Islam yang lebih komprehensif, kontekstual, kritis, dan tetap berakar pada sumber-sumber normatif Islam. Integrasi tersebut juga penting untuk menjembatani kesenjangan antara ajaran Islam dengan realitas kehidupan Muslim kontemporer, terutama dalam menghadapi modernitas dan transformasi digital.
Copyrights © 2026