World Health Organization (WHO) mengatakan bahwa kekurangan gizi pada anak merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terjadi di banyak negara berkembang. Kekurangan gizi pada balita dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan serta meningkatkan risiko kesakitan dan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gizi kurang pada balita di Desa Suligi wilayah kerja Puskesmas Pendalian IV Koto. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita di Desa Suligi. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan besar sampel sebanyak 104 orang ibu. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan pengetahuan (p=0,009) dan pendidikan (p=0,021) dengan kejadian gizi kurang pada balita. Sementara itu pekerjaan tidak berhubungan dengan kejadian gizi kurang pada balita (p=0,705). Disarankan kepada tenaga kesehatan agar meningkatkan edukasi gizi kepada ibu sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang pemenuhan gizi balita.
Copyrights © 2026