Aktivitas bermain anak usia dini kerap dipandang berada dalam dunia permainan fisik, interaksi sosial, dan eksplorasi lingkungan secara langsung. Tapi, seiring perkembangan teknologi digital terjadi peningkatan aktivitas bermain anak melalui perangkat digital (gadget). Penelitian ini penting untuk memahami bagaimana teknologi dinegosiasikan dalam kehidupan bermain anak. Penelitian bertujuan menganalisis bentuk aktivitas bermain dan pergeseran pemaknaan, norma, serta praktik bermain anak usia dini melalui perspektif Michel Foucault. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara terhadap guru dan orang tua. Hasil penelitian menemukan tiga bentuk bermain, yaitu permainan fisik, sosial-imajinatif, dan berbasis gadget, yang kemudian membentuk pola bermain hibrid. Pergeseran terjadi pada ranah pengetahuan melalui perluasan makna bermain, ranah norma melalui penerimaan penggunaan gadget secara terbatas, dan ranah praktik melalui perpaduan ruang fisik, sosial, dan digital. Perspektif Foucault menunjukkan bekerjanya normalisasi, pengawasan, dan pembentukan subjektivitas. Dalam penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah dan keragaman informan yang terbatas. Oleh karena itu, Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan jumlah informan yang lebih besar serta sumber data yang lebih beragam untuk memperluas perspektif dan memperkaya kedalaman temuan penelitian
Copyrights © 2026