Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi ragi (Saccharomyces cerevisiae) dan waktu fermentasi terhadap kualitas bioetanol yang dihasilkan dari air nira aren (Arenga pinnata) melalui proses destilasi sistem kukus. Fermentasi dilakukan menggunakan tiga variasi komposisi ragi, yaitu 10 gram, 20 gram, dan 30 gram, dengan lama fermentasi masing-masing 24, 48, 72, 96, dan 120 jam. Bioetanol yang dihasilkan dievaluasi berdasarkan volume hasil destilasi selama satu jam, kadar alkohol, dan pH setelah fermentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan komposisi ragi dan lama waktu fermentasi cenderung meningkatkan kadar alkohol, dengan kadar alkohol tertinggi sebesar 49% diperoleh pada komposisi ragi 30 gram dan waktu fermentasi 120 jam. Namun demikian, volume hasil destilasi cenderung menurun seiring bertambahnya waktu fermentasi akibat berkurangnya nutrisi dalam substrat. Derajat keasaman (pH) larutan hasil fermentasi menurun dari kisaran awal 6-7 menjadi 4-5 seiring berjalannya proses fermentasi. Temuan ini menunjukkan bahwa komposisi ragi dan waktu fermentasi berpengaruh signifikan terhadap kualitas bioetanol yang dihasilkan melalui proses destilasi sistem kukus
Copyrights © 2026