Era ekonomi digital menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi melalui literasi digital guna meningkatkan daya saing dan memperluas pangsa pasar. Namun, banyak pelaku usaha lokal di Desa Pasinggangan, Kecamatan Banyumas, masih menghadapi kendala dalam teknik branding digital dan adopsi pemasaran berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pelatihan literasi digital guna mengatasi hambatan tersebut. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang terstruktur dalam tiga tahapan utama, yaitu edukasi konsep pemasaran digital dan inbound marketing, pendampingan teknis pembuatan identitas usaha digital serta optimasi media sosial, marketplace, dan platform keuangan digital, serta evaluasi berkelanjutan. Kegiatan yang bertempat di Balai Desa Pasinggangan ini diikuti oleh 30 pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan pencapaian yang terukur secara kuantitatif dan kualitatif; seluruh peserta (100%) berhasil membangun identitas usaha digital, terjadi pergeseran dari pemasaran konvensional ke digital, 86,7% peserta mampu membuat konten video pendek secara mandiri, serta 83,3% peserta telah mengadopsi sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS dan dompet digital.
Copyrights © 2026