Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2 (2026)

Hubungan Status Fisik Asa Dengan Waktu Pulih Sadar Pasien Pasca Anestesi Umum Di Rumah Sakit Jatiwinangun Purwokerto

Salsabilla Regina Putri Ummayah (Universitas Harapan Bangsa Purwokerto)
Roro Lintang Suryani (Universitas Harapan Bangsa)
Madyo Maryoto (Universitas Harapan Bangsa)



Article Info

Publish Date
10 Aug 2026

Abstract

Tindakan pembedahan dengan anestesi umum dapat menimbulkan perubahan fisiologis pada tubuh pasien, terutama pada fase pasca operasi. Salah satu komplikasi yang sering terjadi adalah keterlambatan waktu pulih sadar setelah anestesi umum. Kondisi ini dapat mempengaruhi stabilitas hemodinamik, fungsi pernapasan, dan keselamatan pasien. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan waktu pulih sadar adalah status fisik American Society of Anesthesiologists (ASA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status fisik ASA dengan waktu pulih sadar pasien pasca anestesi umum di RS Jatiwinangun Purwokerto. Metode penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 44 responden. Data karakteristik responden (usia, jenis kelamin, dan lama operasi) diperoleh dari rekam medis, sedangkan status fisik ASA dinilai menggunakan lembar observasi preoperatif. Waktu pulih sadar diukur menggunakan lembar observasi Aldrete Score yang meliputi aktivitas, pernapasan, sirkulasi, kesadaran, dan warna kulit. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Kendall’s tau-b. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki status fisik ASA II sebanyak 18 responden (40,9%) dan waktu pulih sadar kategori cepat sebanyak 27 responden (61,4%). Hasil uji Kendall’s tau-b menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,973 yang berarti terdapat hubungan sangat kuat dan positif antara status fisik ASA dengan waktu pulih sadar. Semakin tinggi status fisik ASA pasien, maka waktu pulih sadar cenderung semakin lama. Penelitian ini menunjukkan bahwa status fisik ASA berhubungan signifikan dengan waktu pulih sadar pasien pasca anestesi umum di RS Jatiwinangun Purwokerto.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...