Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2 (2026)

Hubungan Lama Penggunaan Kontrasepsi Suntik 3 Bulan Dengan Kenaikan Berat Badan Di Puskesmas Sungai Tabuk 3 Kabupaten Banjar

Evi Naily Puteri (Universitas Muhammadiyah Banjarmasin)
Fika Aulia (Universitas Muhammadiyah Banjarmasin)
Yaolanda Rizqi Agustina (Universitas Muhammadiyah Banjarmasin)
Nelly Mariati (Universitas Muhammadiyah Banjarmasin)



Article Info

Publish Date
16 Aug 2026

Abstract

Kontrasepsi suntik 3 bulan (Depo Medroxyprogesterone Acetate/DMPA) merupakan salah satu metode kontrasepsi hormonal yang paling banyak digunakan karena memiliki efektivitas tinggi, praktis, dan hanya memerlukan penyuntikan setiap tiga bulan. Meskipun demikian, penggunaan DMPA dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping berupa kenaikan berat badan yang berpotensi meningkatkan risiko obesitas. Data Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Tahun 2023 menunjukkan prevalensi obesitas pada perempuan dewasa di Kabupaten Banjar mencapai 18,5%, sehingga pemantauan berat badan pada akseptor kontrasepsi hormonal menjadi penting. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kenaikan berat badan pada akseptor KB di Puskesmas Sungai Tabuk 3 Kabupaten Banjar. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional retrospektif. Populasi penelitian berjumlah 75 akseptor KB suntik 3 bulan, dengan sampel sebanyak 63 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh dari register pelayanan KB, rekam medis, dan Kartu KB, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 84,1% responden telah menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan selama lebih dari dua tahun, 73,0% mengalami kenaikan berat badan ≥2 kg, dan terdapat hubungan yang signifikan antara lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kenaikan berat badan (p = 0,001; r = 0,636). Semakin lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan, semakin tinggi kecenderungan terjadinya kenaikan berat badan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan, pemantauan berat badan, dan konseling keluarga berencana secara berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...