Kesenjangan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri mendorong berkembangnya program sertifikasi kompetensi, namun kepemilikan sertifikat belum tentu menjamin kesiapan psikologis memasuki dunia kerja. Penelitian terdahulu menempatkan efikasi diri sebagai prediktor langsung kesiapan kerja pada mahasiswa, sementara perannya sebagai mediator antara efektivitas sertifikasi terstruktur dan kesiapan kerja pada peserta lembaga sertifikasi profesi jarang diuji. Penelitian ini menguji pengaruh efektivitas program sertifikasi terhadap efikasi diri dan kesiapan kerja, secara langsung maupun melalui mediasi efikasi diri. Survei kuantitatif eksplanatori dilakukan pada 190 peserta bersertifikat LSP BPPTIK, dan data dianalisis menggunakan pemodelan persamaan struktural kuadrat terkecil parsial. Hasil menunjukkan efektivitas sertifikasi berpengaruh positif terhadap efikasi diri dan kesiapan kerja, efikasi diri berpengaruh positif terhadap kesiapan kerja, dan memediasi sebagian pengaruh sertifikasi terhadap kesiapan kerja. Temuan ini membuktikan peran efikasi diri sebagai mekanisme psikologis penghubung sertifikasi dan kesiapan kerja, jalur yang belum banyak diuji sebelumnya.
Copyrights © 2026