Penyakit Jantung Koroner (PJK) terjadi akibat penyempitan arteri koroner yang menghambat aliran darah kaya oksigen ke otot jantung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis riwayat penyakit keluarga, dislipidemia, diabetes, merokok, dan hipertensi sebagai faktor risiko PJK di Rumah Sakit Daerah Bahteramas. Metode penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan case-control. Sampel terdiri dari 98 pasien kasus (penderita PJK) dan 98 pasien kontrol (tanpa PJK) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi tertentu. Data dianalisis secara bivariat dengan uji Chi-Square serta Odds Ratio (OR), kemudian dilanjutkan dengan analisis multivariat regresi logistik. Hasil analisis bivariat menunjukkan riwayat keluarga (p = 0,000, OR = 6,290), dislipidemia (p = 0,000, OR = 38,567), merokok (p = 0,000, OR = 2,899), dan hipertensi (p = 0,000, OR = 6,183) berhubungan signifikan dengan PJK, sedangkan diabetes tidak signifikan (p = 0,167, OR = 0,551). Temuan utama dari analisis multivariat menunjukkan faktor risiko yang paling dominan berpengaruh terhadap PJK secara berurutan adalah dislipidemia (OR = 86,332), riwayat keluarga (OR = 23,601), hipertensi (OR = 8,571), dan merokok (OR = 5,782). Variabel diabetes tidak terbukti memberikan pengaruh signifikan secara simultan. Kesimpulannya, dislipidemia merupakan variabel yang paling dominan meningkatkan risiko kejadian PJK di RSUD Bahteramas
Copyrights © 2026