Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko komplikasi maternal dan neonatal. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan risiko kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Titi Papan Kota Medan Tahun 2026. Metode penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case-control. Data sekunder diperoleh dari rekam medis dan register Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Sampel berjumlah 102 ibu hamil trimester III yang terdiri atas 51 kasus dan 51 kontrol dengan rasio 1:1. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Hasil terdapat hubungan antara usia (p<0,001; OR=4,613), paritas (p=0,022; OR=2,670), status gizi (p=0,002; OR=3,684), dan pendidikan (p=0,036; OR=2,466) dengan kejadian anemia. Pekerjaan tidak berhubungan secara signifikan (p=0,477). Pada analisis multivariat, usia dan status gizi tetap signifikan (masing-masing p=0,004). Kesimpulan usia, paritas, status gizi, dan pendidikan berhubungan dengan kejadian anemia, sedangkan pekerjaan tidak. Usia dan status gizi merupakan determinan independen dalam model multivariat.
Copyrights © 2026