Indonesia menetapkan target SDGs ke-3 untuk menurunkan angka kematian neonatus menjadi 12 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Pada tahun 2019, tercatat 20.244 kematian neonatus, dengan 5.464 kasus (27%) disebabkan oleh asfiksia neonatorum. Tujuan penelitian ini adalah memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan (Continuity of Care) pada bayi baru lahir dengan asfiksia ringan di Praktik Mandiri Bidan Desna Elfita Tahun 2026 melalui pengkajian, diagnosis, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan dokumentasi asuhan dari kehamilan hingga keluarga berencana. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan Varney dan dokumentasi SOAP melalui anamnesis, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa asuhan kebidanan komprehensif dan berkelanjutan membantu penanganan asfiksia ringan, ditandai dengan perbaikan kondisi bayi setelah dilakukan penjagaan kehangatan, pengisapan lendir, pemantauan pernapasan, dan asuhan sesuai standar, serta pemberian edukasi kepada ibu mengenai perawatan bayi, ASI eksklusif, tanda bahaya, dan kunjungan ulang. Saran asuhan kebidanan Continuity of Care diberikan kepada Ny. S mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, hingga bayi baru lahir.
Copyrights © 2026