Asuhan kebidanan berkelanjutan (Continuity Of Care) yang diberikan kepada Ny. E di PBM Rimenda Br. Tarigan tahun 2026 sejak masa kehamilan hingga pelayanan keluarga berencana (KB). Seluruh tahapan tata laksana terlaksana secara komprehensif, aman, dan bermutu sesuai standar profesi. Saat proses persalinan pervaginam, ditemukan penyelit berupa ruptur perineum derajat II. Robekan jalan lahir ini dipicu oleh kondisi otot dasar panggul yang kurang lentur karena ibu jarang melakukan senam hamil selama masa gestasi. Komplikasi tersebut segera ditangani menggunakan teknik penjahitan jelujur (Chromic 2/0) secara aseptik. Hasil pemantauan masa nifas menunjukkan involusi uteri berjalan normal dan luka perineum sembuh dengan sangat baik tanpa tanda infeksi. Selain itu, bayi baru lahir terpantau sehat serta mendapatkan ASI ekslusif. Ibu juga telah memperoleh konseling kontrasepsi pascapersalinan guna mengatur jarak kehamilan. Kesimpulannya, penerapan model asuhan ini terbukti efektif dalam deteksi dini, meminimalkan komplikasi parah, serta meningkatkan kesejahteraan maternal dan neonatal.
Copyrights © 2026