Pengambilan keputusan klinis merupakan aspek krusial dalam pelayanan kegawatdaruratan pra-rumah sakit, menuntut perawat Public Safety Center (PSC) 119 bertindak cepat dan tepat di tengah keterbatasan waktu dan sumber daya. Penelitian kualitatif fenomenologi ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman perawat PSC 119 Kabupaten Bojonegoro dalam mengambil keputusan klinis, beserta hambatan, faktor pendukung, dan maknanya bagi pembentukan identitas profesional. Partisipan berjumlah 8 perawat, dipilih melalui purposive sampling, dengan triangulasi sumber dari 2 koordinator PSC. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa pengambilan keputusan klinis dibentuk oleh faktor internal (intuisi dan pengalaman klinis, refleksi identitas profesional) serta faktor eksternal (ketidakpastian akibat intervensi masyarakat, hubungan humanistik, edukasi dan kepercayaan publik). Perawat juga beroperasi melalui mekanisme berpikir ganda—intuitif-cepat dan analitis-reflektif—serta mengelola ketegangan produktif antara kepatuhan SOP dan adaptasi situasional. Penelitian menyimpulkan bahwa pengambilan keputusan klinis merupakan proses adaptif multidimensi yang menjadi prasyarat keselamatan pasien di layanan pra-rumah sakit.
Copyrights © 2026