Penggunaan gadget pada anak usia sekolah dasar semakin meningkat dan berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif apabila tidak disertai dengan pemahaman yang memadai. Permasalahan ini juga ditemukan pada siswa di SD Katolik Yos Sudarso Maumere, di mana terdapat indikasi penyalahgunaan gadget, seperti penggunaan berlebihan dan akses terhadap konten yang tidak sesuai usia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai penggunaan gadget yang sehat melalui pendekatan edukatif interaktif. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan persiapan, penyampaian materi, aktivitas dialogis, evaluasi, dan refleksi. Subjek kegiatan adalah 103 siswa kelas IV dan V. Data diperoleh secara kualitatif melalui observasi, interaksi langsung, dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait penggunaan gadget secara bijak, khususnya dalam mengenali dampak negatif serta kemampuan menerapkan strategi sederhana ā2T + 1Cā (Tutup, Tinggalkan, Cerita) saat menghadapi konten yang tidak sesuai. Siswa juga menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan penyuluhan interaktif efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap penggunaan gadget yang sehat. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model edukasi literasi digital yang sederhana, kontekstual, dan mudah dipahami oleh anak usia sekolah dasar.
Copyrights © 2026