Hipertensi terjadi akibat gangguan pada pembuluh darah yang menghambat aliran darah. Di UPT Puskesmas Karang Intan 2, hipertensi menempati peringkat pertama (18,65%). Gaya hidup seperti jarang makan buah dan sayur menjadi faktor risiko. Penelitian ini bertujuan menerapkan asuhan keperawatan pada Ny. SJ dengan hipertensi melalui intervensi buah melon di Desa Sungai Alang, Kabupaten Banjar. Metode studi kasus digunakan dengan pengkajian Gordon. Setelah 9 hari, tekanan darah turun dari 160/85 mmHg menjadi 140/80 mmHg. Melon kaya kalium yang bekerja melalui vasodilatasi dan menghambat sistem angiotensin, sehingga efektif menurunkan tekanan darah.
Copyrights © 2024