Hipertensi disebut silent killer karena tidak bergejala spesifik namun dapat menyebabkan komplikasi hingga kematian. Data Posbindu dan bidan Desa Mandikapau Timur menunjukkan hipertensi sebagai penyakit terbanyak. Penelitian ini bertujuan memberikan asuhan keperawatan pada Ny. A melalui terapi slow stroke back massage dan slow deep breathing untuk menurunkan tekanan darah. Studi kasus dilakukan selama 5 hari. Hasil menunjukkan, tekanan darah menurun dari 157/93 mmHg menjadi 130/85 mmHg. Penurunan terjadi karena terapi meningkatkan aktivitas saraf parasimpatis, menurunkan denyut jantung, curah jantung, dan volume sekuncup. Kombinasi kedua terapi efektif menurunkan tekanan darah hipertensi.
Copyrights © 2024