Pertumbuhan perbankan digital di Indonesia telah mendorong peningkatan penggunaan aplikasi perbankan seluler sebagai sarana utama untuk melakukan transaksi keuangan. Livin' by Mandiri dan blu by BCA Digital adalah dua aplikasi yang banyak digunakan; namun, perbedaan desain dan kompleksitas fitur diyakini memengaruhi kegunaannya. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kegunaan kedua aplikasi tersebut menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 100 responden yang memiliki pengalaman menggunakan kedua aplikasi tersebut. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi blu by BCA Digital memperoleh skor SUS sebesar 73,3, termasuk dalam kategori “Baik” (Grade B dan Dapat Diterima), sedangkan Livin' by Mandiri memperoleh skor 70,6, termasuk dalam kategori “Cukup Baik” (Grade C dan Marginal). Pada skala Net Promoter Score (NPS), kedua aplikasi tersebut termasuk dalam kategori Pasif. Perbedaan ini menunjukkan bahwa blu by BCA Digital memiliki tingkat kemudahan penggunaan dan efisiensi yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan Livin' by Mandiri, meskipun keduanya masih membutuhkan perbaikan dalam aspek pengalaman pengguna. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya evaluasi kegunaan sebagai dasar pengembangan aplikasi perbankan seluler untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas pengguna.
Copyrights © 2026