Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya identifikasi golongan darah yang cepat dan akurat sebagai langkah awal dalam pelayanan kesehatan, serta masih tingginya ketergantungan pada metode manual berbasis pengamatan visual yang berpotensi menimbulkan kesalahan interpretasi. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem klasifikasi golongan darah berbasis Arduino Uno sebagai alat bantu identifikasi elektronik. Metode yang digunakan adalah Waterfall, meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem memanfaatkan Arduino Uno sebagai pengendali utama dan sensor cahaya untuk mendeteksi perubahan karakteristik optik darah akibat reaksi aglutinasi pada proses pengujian. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil klasifikasi sistem dengan metode manual pada 12 peserta. Hasil penelitian menunjukkan tingkat keberhasilan sistem sebesar 66,7%, di mana 8 sampel teridentifikasi sesuai dan 4 sampel belum sesuai. Sistem mampu mengklasifikasikan golongan darah A+, B+, O+, dan AB+, namun akurasi masih dipengaruhi oleh sensitivitas sensor, kondisi pencahayaan, variasi reaksi aglutinasi, dan penentuan nilai ambang program. Dengan demikian, sistem ini berpotensi menjadi alternatif identifikasi golongan darah secara elektronik, meskipun memerlukan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan akurasi dan keandalan.
Copyrights © 2026