Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens) memerlukan kondisi kelembaban tanah yang spesifik berkisar antara 60-70% dan suhu ideal 21-27°C untuk pertumbuhan optimal. Penyiraman manual seringkali tidak presisi, menyebabkan over-watering (tanah kelebihan air) atau kekeringan yang menghambat produktivitas. Penelitian ini bertujuan merancang sistem penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang menerapkan logika Fuzzy Mamdani untuk menentukan durasi penyiraman berdasarkan ketidakpastian kondisi lingkungan. Sistem dibangun menggunakan mikrokontroler ESP32 yang berkomunikasi melalui protokol MQTT ke server berbasis Node.js. Antarmuka pengguna dikembangkan menggunakan Express.js dan Tailwind CSS untuk pemantauan secara real-time. Metode Fuzzy Mamdani memproses input dari sensor kelembaban tanah dan suhu udara melalui 9 basis aturan (rule base) untuk menghasilkan output durasi penyiraman yang presisi. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu menjaga kelembaban tanah pada rentang ideal 60-70% secara otomatis. Penerapan arsitektur Node.js dan MQTT terbukti meningkatkan efisiensi transmisi data dan respon sistem dibandingkan metode polling konvensional.
Copyrights © 2026