Proses pemesanan makanan pada Kedai Ayam Merdeka saat ini masih mengandalkan pencatatan manual yang sering kali menyebabkan antrean panjang, kesalahan pencatatan pesanan, dan keterlambatan layanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem chatbot otomatis berbasis Natural Language Processing (NLP) untuk menangani transaksi pemesanan makanan secara efektif dan terintegrasi dengan basis data inventori kedai. Aplikasi chatbot dibangun pada platform Telegram menggunakan metode Natural Language Understanding (NLU) dengan pustaka spaCy guna mengklasifikasikan maksud pengguna (intent classification) dan mengekstrak informasi detail pesanan (entity extraction). Pengujian sistem dilakukan melalui dua metode, yaitu pengujian teknis kinerja model bahasa menggunakan Confusion Matrix dan pengujian pengalaman pengguna menggunakan System Usability Scale (SUS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model NLP yang diimplementasikan memperoleh tingkat akurasi yang sangat baik dengan nilai Precision sebesar 92,88%, Recall 86,94%, dan rata-rata F1-Score mencapai 87,80%, melampaui target yang ditetapkan. Sementara itu, evaluasi SUS kepada 30 pelanggan menunjukkan mayoritas penilaian pada kategori Excellent dengan rentang skor dominan di atas 80. Hal ini membuktikan bahwa chatbot pemesanan makanan ini sangat akurat dalam mengenali pesanan dan mudah diterima oleh pengguna, sehingga mampu mengatasi permasalahan operasional pada layanan Kedai Ayam Merdeka.
Copyrights © 2026