Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Test-Driven Development (TDD) pada pengembangan aplikasi keuangan pribadi berbasis Android bernama InsightKu. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya menjaga kualitas, stabilitas, dan keakuratan logika bisnis pada aplikasi keuangan, khususnya pada fitur pencatatan transaksi dan perhitungan saldo otomatis. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus eksploratif dengan metode mixed-method embedded untuk mengevaluasi proses penerapan TDD, kualitas kode, efisiensi pengembangan, serta tantangan dan manfaat yang diperoleh. Implementasi dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Kotlin dengan arsitektur Model-View-ViewModel (MVVM), sedangkan pengujian unit dilakukan menggunakan framework JUnit dan MockK. Penelitian difokuskan pada tiga modul utama, yaitu FinanceCalculator, TransactionRepository, dan Transaction ViewModel. Proses pengembangan mengikuti siklus Red-Green-Refactor dengan total 30 test case yang disusun sebelum implementasi kode dimulai. Hasil penelitian menunjukkan seluruh test case berhasil mencapai status lulus dengan success rate sebesar 100%. Sebanyak 19 bug berhasil dideteksi pada tahap awal sebelum kode diintegrasikan. Hasil pengukuran code coverage menunjukkan rata-rata sekitar 77,8% menggunakan Kover dan sekitar 70% menggunakan JaCoCo pada modul target. Temuan penelitian menunjukkan bahwa TDD efektif dalam meningkatkan kualitas, stabilitas, maintainability, dan keandalan logika inti aplikasi keuangan Android.
Copyrights © 2026