Peningkatan kebutuhan informasi masyarakat terhadap layanan perpustakaan menuntut tersedianya sistem pelayanan yang cepat, akurat, dan dapat diakses secara real time. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tangerang Selatan masih menghadapi keterbatasan dalam penyampaian informasi layanan, seperti jam operasional, prosedur peminjaman, dan informasi keanggotaan yang sebagian besar disampaikan secara konvensional. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan keterlambatan informasi dan ketidakefisienan pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi chatbot pelayanan perpustakaan. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Extreme Programming (XP) dengan tahapan planning, design, coding, dan testing yang dilakukan secara iteratif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. dengan dukungan framework dan basis data yang sesuai kebutuhan sistem.Hasil penelitian berupa prototipe aplikasi chatbot yang mampu memberikan respons otomatis terhadap pertanyaan pengguna terkait informasi layanan perpustakaan. Pengujian sistem menggunakan metode Black Box Testing dan White Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan yang telah ditentukan. Hasil evaluasi pengguna melalui kuesioner menunjukkan tingkat keberhasilan sistem di atas 90%, yang mengindikasikan bahwa aplikasi mampu meningkatkan kualitas pelayanan, mengurangi beban kerja petugas, serta memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat.Dengan demikian, implementasi chatbot pelayanan perpustakaan ini dapat menjadi solusi dalam mendukung transformasi digital layanan publik di lingkungan Perpustakaan Daerah Kota Tangerang Selatan.
Copyrights © 2026