Penelitian ini membahas analisis kerentanan Insecure Direct Object Reference (IDOR) pada platform penyedia layanan Social Media Marketing (SMM) berbasis website. Permasalahan utama yang dikaji adalah potensi kelemahan kontrol akses pada endpoint API atau URL yang menggunakan parameter objek secara langsung. Penelitian menggunakan metode Action Research dengan tahapan diagnosing, action planning, action taking, evaluating, dan learning. Pengujian dilakukan melalui pendekatan black-box testing dengan teknik parameter tampering menggunakan dua akun uji dan bantuan tools Reqable untuk melakukan packet interception. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar fitur tidak memiliki indikasi kerentanan IDOR, namun ditemukan celah pada fitur Ticket Support, khususnya endpoint /pages/ticket_open?id=. Ketika parameter ID tiket dimodifikasi, sistem menampilkan pesan kesalahan tetapi masih membocorkan sebagian isi percakapan tiket. Kerentanan bersifat read-only IDOR karena pengguna tidak dapat mengirim atau mengubah pesan tiket milik pengguna lain. Perbaikan dilakukan dengan menambahkan mekanisme redirect dan exit pada kondisi akses tidak sah sehingga eksekusi program berhenti sepenuhnya. Setelah perbaikan diterapkan, respons server berubah dari 200 OK menjadi 302 Redirect, menunjukkan bahwa kontrol akses telah berjalan lebih efektif.
Copyrights © 2026