Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai bukti sah kepemilikan kendaraan bermotor. Pengelolaan data pengeluaran BPKB memiliki peran penting dalam mendukung perencanaan kebutuhan material BPKB. Namun, data pengeluaran BPKB di Polres Sukabumi masih lebih banyak dimanfaatkan sebagai laporan administrasi dan belum digunakan secara optimal untuk memprediksi kebutuhan pada periode mendatang. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) untuk melakukan Forecasting pengeluaran BPKB berdasarkan data historis bulanan periode 2021–2025 dengan metodologi CRISP-DM yang meliputi Business Understanding, Data Understanding, Data Preparation, Modelling, Evaluation, dan Deployment. Tahap pemodelan dilakukan melalui uji stasioneritas Augmented Dickey-Fuller (ADF), differencing, analisis ACF dan PACF, serta pemilihan model berdasarkan nilai AIC dan BIC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ARIMA(2,1,0) merupakan model terbaik untuk memprediksi pengeluaran BPKB. Evaluasi menggunakan MAE, RMSE, dan MAPE menunjukkan model memiliki tingkat akurasi yang baik sehingga dapat digunakan untuk mendukung perencanaan kebutuhan BPKB dan pengelolaan persediaan secara lebih efektif dan efisien di Polres Sukabumi.
Copyrights © 2026