Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan
Vol. 14 No. 3 (2026)

MONITORING PH TANAH BERBASIS IoT PADA PERTANIAN CERDAS PEMBIBITAN TANAMAN ANGGUR MERAH DI DESA KATONSARI DEMAK

Fiki Irvan Maulana (UNISSULA)



Article Info

Publish Date
13 Aug 2026

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah mendorong penerapan konsep smart farming dalam mendukung pengelolaan budidaya tanaman. Pembibitan tanaman anggur merah (Red Globe) di desa Katonsari Demak seperti pada umumnya daerah pertanian, kondisi pH dan kelembapan tanah merupakan parameter penting yang memengaruhi ketersediaan unsur hara, pertumbuhan akar, dan kualitas bibit. Di lapangan, proses pemantauan kedua parameter tersebut masih dilakukan secara manual sehingga kurang efisien, membutuhkan waktu dan tenaga, serta belum mampu menyediakan informasi secara berkelanjutan. Rancang bangun ini bertujuan mengimplementasikan sistem monitoring pH dan kelembapan tanah berbasis IoT menggunakan mikrokontroler ESP32. Pengembangan pertanian cerdas ini menggunakan Metode Waterfall, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi perangkat keras dan perangkat lunak, pengujian sistem dengan black box testing, serta evaluasi hasil. Sistem mengintegrasikan sensor pH tanah dan sensor kelembapan tanah YL-69 sebagai perangkat akuisisi data, LCD I2C 16×4 sebagai media tampilan lokal, serta aplikasi Blynk sebagai media monitoring jarak jauh melalui jaringan Wi-Fi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor pH memiliki tingkat kesalahan maksimum sebesar 2,5% dibandingkan alat referensi, sedangkan sensor kelembapan mampu membedakan kondisi tanah kering, normal, dan basah dengan nilai pembacaan masing-masing 13%, 45%, dan 90%. Sistem berfungsi dengan menampilkan data secara real-time pada LCD maupun aplikasi Blynk. The development of the Internet of Things (IoT) has encouraged the adoption of smart farming to improve agricultural management. In Red Globe grape seedling cultivation in Katonsari Village, Demak, as in many agricultural areas, soil pH and soil moisture are essential parameters that influence nutrient availability, root development, and seedling quality. However, these parameters are still commonly monitored manually, making the process inefficient, time-consuming, labor-intensive, and unable to provide continuous real-time information. This work aims to implement an IoT-based soil pH and soil moisture monitoring system using the ESP32 microcontroller. The system was developed using the Waterfall methodology, which consists of requirements analysis, system design, hardware and software implementation, system testing using the black-box testing method, and system evaluation. The proposed system integrates a soil pH sensor and a YL-69 soil moisture sensor as data acquisition devices, a 16×4 I2C LCD for local data display, and the Blynk application for remote monitoring through a Wi-Fi network. Experimental results show that the soil pH sensor achieved a maximum measurement error of 2.5% compared with the reference instrument, while the soil moisture sensor successfully distinguished dry normal, and wet soil conditions with readings of 13%, 45%, and 90%, respectively. Furthermore, the system successfully operated by displaying monitoring data in real time on both the LCD and the Blynk application.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jitet

Publisher

Subject

Computer Science & IT

Description

Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan (JITET) merupakan jurnal nasional yang dikelola oleh Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik (FT), Universitas Lampung (Unila), sejak tahun 2013. JITET memuat artikel hasil-hasil penelitian di bidang Informatika dan Teknik Elektro. JITET berkomitmen untuk ...