Pertumbuhan minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat menyebabkan pusat kebugaran Shine Gym mengalami kelebihan kapasitas pada jam operasional sibuk. Hal ini menuntut adanya ekspansi lokasi cabang baru, namun penentuan lokasi selama ini masih mengandalkan intuisi yang berisiko tinggi terhadap kerugian finansial. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk merekomendasikan lokasi cabang baru secara objektif dan sistematis. Pengumpulan data melibatkan observasi dan wawancara dengan manajemen untuk menyusun lima kriteria utama: Luas Bangunan, Jarak dari Kompetitor, Potensi Pasar, Harga Sewa, dan Aksesibilitas. Hasil pengolahan data menunjukkan Luas Bangunan sebagai kriteria paling dominan dengan bobot 53,68%, konsisten dengan urgensi kebutuhan ruang fisik. Dari tiga alternatif lokasi, Ruko Madina Tridaya Tambun Selatan (A2) terpilih sebagai prioritas utama dengan skor global 0,5556. Seluruh penilaian telah memenuhi uji konsistensi dengan nilai Consistency Ratio 0,092. Kesimpulannya, metode AHP terbukti efektif memberikan landasan keputusan ekspansi berbasis capacity-driven yang rasional bagi manajemen, serta mampu mengeliminasi bias intuisi.
Copyrights © 2026