Penentuan harga jasa jahit di Penjahit Harin masih dilakukan berdasarkan pengalaman pemilik usaha. Kondisi tersebut membuat proses estimasi belum memiliki dasar perhitungan tertulis, sehingga pesanan dengan karakteristik serupa dapat memperoleh estimasi harga yang berbeda. Penelitian ini mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis web untuk membantu penyusunan rekomendasi harga jasa jahit. Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk menghasilkan bobot kriteria, sedangkan Simple Additive Weighting (SAW) digunakan untuk menghitung nilai preferensi pesanan. Data penelitian berjumlah 185 pesanan, terdiri atas 100 data historis Penjahit Harin, 73 data dari penjahit lain, dan 12 data dari e-commerce. Kriteria yang digunakan meliputi model pakaian, ukuran, komponen tambahan, dan urgensi pengerjaan. Hasil pembobotan menunjukkan bahwa komponen tambahan memperoleh bobot 0,290251, urgensi pengerjaan 0,275157, model pakaian 0,271748, dan ukuran 0,162844, dengan nilai CR sebesar 0,058510. Nilai preferensi SAW dikonversi ke harga rupiah melalui pemetaan linier. Sistem yang dibangun dapat mendukung estimasi awal harga secara lebih terukur, konsisten, dan terdokumentasi.
Copyrights © 2026