Abstrak. Perkembangan sistem informasi berbasis website meningkatkan risiko keamanan siber, terutama kerentanan SQL Injection dan Cross-Site Scripting (XSS) yang dapat menyebabkan kebocoran serta manipulasi data. Pengujian keamanan secara manual membutuhkan waktu lama dan keahlian teknis memadai. Penelitian ini merancang dan membangun aplikasi penetration testing berbasis web menggunakan Python untuk mendeteksi SQL Injection dan XSS mengacu standar OWASP. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall dengan perancangan UML meliputi Use Case, Activity, dan Sequence Diagram, sedangkan pengujian menggunakan Black Box Testing. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi mampu melakukan input URL, scanning, pengujian kerentanan, dan menampilkan hasil pengujian, dengan seluruh fungsi utama berjalan sesuai kebutuhan.
Copyrights © 2026