Energi gelombang laut merupakan sumber energi terbarukan yang berpotensi besar untuk mendukung transisi energi di wilayah kepulauan Indonesia. Penelitian ini menganalisis kelayakan teknis generator Brushless Direct Current (BLDC) berkecepatan rendah sebagai sistem konversi energi gelombang laut di Perairan Pantai Malalayang, Kota Manado, menggunakan data tinggi gelombang periode Januari 2024–Juni 2026. Hasil menunjukkan tinggi gelombang rata-rata 0,263 m (maksimum 0,875 m) dengan power density rata-rata 0,241 kW/m, meningkat hingga 2,13 kW/m pada kondisi maksimum. Pola musiman yang relatif stabil serta tren peningkatan potensi energi dari 2024 ke 2026 mendukung penerapan generator BLDC dengan sistem power take-off (PTO) sederhana. Pantai Malalayang dinilai layak untuk pengembangan pembangkit energi gelombang laut skala kecil-menengah sebagai alternatif energi bersih bagi pesisir Sulawesi Utara.
Copyrights © 2026