Ketersediaan air yang stabil menjadi kebutuhan penting pada lingkungan pendidikan berasrama, namun proses pemantauan level air pada fasilitas kampus masih banyak dilakukan secara manual sehingga berpotensi menyebabkan keterlambatan pengisian ketika cadangan air menipis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem monitoring level air berbasis Internet of Things (IoT) dengan fitur estimasi sisa durasi penggunaan untuk mendukung pemantauan dan pengelolaan ketersediaan air secara real-time. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, verifikasi, dan evaluasi. Sistem dikembangkan menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai mikrokontroler utama, sensor ultrasonik JSN-SR04T untuk mengukur level air, sensor water flow YF-S201 untuk membaca debit penggunaan air, buzzer sebagai indikator peringatan, serta Telegram Bot sebagai media monitoring jarak jauh. Hasil pengujian menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan bahwa sistem mampu membaca perubahan level air, menghitung estimasi sisa durasi penggunaan berdasarkan volume air dan debit rata-rata, mengirimkan notifikasi Telegram, serta mengaktifkan buzzer sesuai kondisi tangki. Sistem yang dikembangkan memberikan informasi prediktif mengenai ketersediaan air sehingga dapat membantu pengelola melakukan tindakan preventif dan meningkatkan efektivitas manajemen air.
Copyrights © 2026